Tertawan

Standar

matahari mulai merangkak kebrat
ketika induk ayam berkotek membawa anaknya masuk kekandang
sementara bulan mulai mencari tempat memamerkan cahayanya
menggoda pungguk yang selalu bermimpi menggapai rembulan.

sayup sayup jam dinding berdentang 12 kali
ketika aku tak mampu memejamkan mataku

disudut kamar aku sendiri dalam sepi
tertawan oleh rasa rindu.

ingin kumaki mata yang tak juga terlelap
tapi apa lacur hatipun tak ingin untuk tak memikirkannya.

images

ah,ternyata bukan hanya au semua organku tubuhku puntertawan

semakin cepat jam berputar semakin aku menjadi panik
bagaimana bisa ku usir bayangannya.

aku tak mau terjajah walau aku mencintainya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s