Lamuri Rantai Sejarah yang Hampir Kita Putuskan

Standar

Secara tak sengaja karena bosan dengan acara tv yang isinya itu – itu saja saya pindahkan chanel remot tv saya ke chanel frekuensi metro tv berharap bisa menemukan informasi atau diskusi – diskusi yang menarik dimetro tv. Kemudian terpamapanglah sebuah mukhadimah sebuah film dokumenter dari acara melawan lupa yang judulnya Kerajaan Lamuri.

href=”https://puncakniskala.files.wordpress.com/2014/01/6218808.jpg”>6218808

Sebenarnya saya termasuk orang yang mencintai sejarah aceh, karena saya sendiri sebenarnya keturunan aceh yang lahir dan besar diluar aceh. Ketika saya melihat tanyangan ini saya fikir ini salah satu kampanye dari kawan – kaawan pemerrhati sejarah dan kebudayaan diaceh agar masyarakat dan pemerintah bisa melindungi situs – situs sejarah peninggalan kerajaan Lamuri. Sebab ada keinginan segelintir orang yang menginginkan tanah dibawah situs kerajaan lamuri dijadikan lapangan Golf ( semoga tidak pernah terwujud).Kalaulah niatan buruk itu terlaksana hanya ada satu kata untuk hal itu yaitu masyarakat aceh akan terputus dari rantai sejarahnya, karena cikal bakal kerajaan aceh darusalam yang agung dari lamurilah asalnya.

Sebenarnya saya berharap ada penelitian komprehensip tentang keraajan ini dari baik itu dari segi arkeologi maupun catatan sejarahnya. Karena menurut saya kehidupan masyrakat dan budayaan masyarakat lamuri sangat penting dielajari, sebab dikerajaan lamurilah pertama sekali terjadi persentuhan antara budaya lokal, hindu budda yang berasal dari india dan islam yang datang dari arab itu terjadi. Hal ini terlihat dari bentuk nisan dari makam makam yang terdapat pada situs kerajaan lamuri tersebut.
Asumsi saya mengatakan besar kemungkinan usia kerajaan lamuri lebih tua dibanding kerajaan Samudra Pasai ataupun Perlak. Saya akan kutip secara utuh apa yang ditulis Denis Lobard dalam bukunya sejarah aceh tentang Lamuri menurut kronik cina dan arab.
“Sedini abad ke-6 Sejarah dinasti Liang sudah banyak membicarakan kerajaan poli yang menurut sebagian orang sama dengan sebelah utara sumatra. Mulai abad ke-9 beberapa teks Arab menyebut sebuah daerah yang bernama “Rami” atau “ Ramni” atau kadang – kadang “Lambri”, yang kira – kira letaknya disana juga.”
Kalau melihat catatan ini artinya kerajaan lamuri atau poli sudah berdiri sejak abad ke-6. Lebih lanjut dalam catatan kaki pada bukunya Denys Lombard menyebutkan bahwa raja dari kerajaan poli beragama Budda.

201303190908051

Masih didalam bukunya Denys Lombard pada sebuah catatan kaki dimana denys juga mengutup dari J. Sauvaget dengan buku Relation de la chine et de i’Inde dimana buku ini sendiri dikarang tahun 851. “ dilaut apabila kita berlayar ke cylon ada pulau – pulau yang tidak banyak jumlahnya, tetapi besar – besar; tak ada keterangan lbih lanjut mengenai pulau – pulau tersebut; diantaranya ada sebuah yang dinamakan Lambri yang mempunyai beberapa raja, luasnya katanya 8 atau 900 parasanges (persegi). Emasnya banyak dan ada satu tempat yang dinamakan fantsur (baros) yang menghasilakan banyak kamper yang bermutu baik. Pulau – pulau tadi menguasai pulau – pulau lain disekitarnya, ada satu yang namanya Niyan (nias sekarang). Emas dipulau itu banyak. Makanannya kelapa yang dipakai penyedap dan salep. Dipulau itu (Lambri) ada banyak gajah; ada kayu sapang, bambu dan suatu suku yang makan orang (kanibal). Pulau itu dibatasi dua laut: laut harkand dan selat.

Kalau melihat tahun ditulisnya catatan ini yang bertarikh 851 artinya Lamuri sudah berdiri sebelum abad ke-8.
Pada akhir abad ke-13 marcopolo singgah dipelabuhan – pelabuhan bagian utara sumatra dan memberitakan terdapatnya Agama Islam dalam pelabuhan dagang yang namanya disebut olehnya yaitu: ferlec, basman, sumatra, dagroian, lambri, dan fansur. Pada tahun 1365 negarakartagama menyebut Tamiang, perlak, samudra, lamuri, barus, dan barat diantara kota – kota yang “setia” pada majapahit.
Dari catatan marcopolo ini kita dapati pada abad 13 islam telah hadir diLamuri artinya telah terjadi asimilasi dan perubahan keyakinan masyarakat.

pada akhirnya sendiri kerajaan lamuri melebur dalam kerajaan Aceh Darussalam mengikuti perkembangan dan kemajuan yang gemilang dari kerajaan aceh. Tom pires menyebutkan “ achey adalah negerri pertama dipantai pulau sumatra yang menghadap selat, dan Lambri terletak tepat disebelahnya dan meluas kepedalaman. Tanah biar letaknya diantara Aceh dan pidir daerah – daerah ini takluk kepada raja Aceh yang memerintah mereka dan merupakan raja satu – satunya. Raja itu beragama islam dan gagah perkasa diantara tetangganya.”

Dari bukti arkeologis disitus kerajaan Lamuri ditemukan banyak nisan dari makam – makam raja yang memerintah dilamuri dari ke-28 batu nisan tersebut diperoleh sebanyak 10 raja yang memerintah Lamuri, 8 orang bergelar malik dan 2 orang bergelar sultan.
• Malik Syamsuddin (wafat 822 H)
• Malik ‘Alawuddin (wafat 822 H)
• [Malik?] Muzhhiruddin (wafat 832 H)
• Sultan Muhammad bin ‘Alawuddin (wafat 834 H)
• Malik Nizar bin Zaid (wafat 837 H)
• Malik Zaid (bin Nizar?) (wafat 840 H)
• Malik Jawwaduddin (wafat 842 H)
• Malik Zainal ‘Abidin (wafat 845 H?)
• Malik Muhammad Syah (wafat 848 H)
• Sultan Muhammad Syah (wafat 908 H?)

Di Lam Reh terdapat makam Sultan Sulaiman bin Abdullah (wafat 1211), penguasa pertama di Indonesia yang diketahui menyandang gelar “sultan”. Penemuan arkeologis pada tahun 2007 mengungkapkan adanya nisan Islam tertua di Asia Tenggara yaitu pada tahun 398 H/1007 M. Pada inskripsinya terbaca: Hazal qobri […] tarikh yaumul Juma`ah atsani wa isryina mia Shofar tis`a wa tsalatsun wa tsamah […] minal Hijri. Namun menurut pembacaan oleh peneliti sejarah Samudra Pasai, Teungku Taqiyuddin Muhammad, nisan tersebut berangka tahun 908 H atau dari abad ke-15.

tulisan ini berdasarkan buku kerajaan Aceh zaman Iskandar Muda(1607-1636) Denys lombard
http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Lamuri<a

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s