Risalah Untukmu

Standar

Apa kabar kawan?

Salam perjuangan, hidup mahasiswa!!!

Tidak lama lagi pemerintah akan menaikkan harga BBM, yang sudah pasti akan berdampak pada kehidupan rakyat. Sebenarnya tidak saja terjadi pada rakyat kecil, tetapi pada diri kita juga. karena kita adalah bagian dari rakyat kecil itu sendiri.

Tak lama setelah BBM naik niscaya ongkos kendaraan akan segera merangkak naik, biaya sewa kos pasti akan turut mengikutinya,harga makanan diwarteg yang selalu jadi andalan kitapun juga latah untuk naik dan sayangnya tidak ada jaminan bahwa uang kuliah tidak akan naik.

Setuju tidak setuju kenaikan harga BBM pasti akan mempengaruhi kehidupan kita. Begitu juga dengan kehidupan adik – adik kita, ibu kita yang pasti pontang – panting mengatur biaya dapur agar agar didapur masih ada asap yang mengepul dan keluarga dirumah masih bisa menikmati makanan sehat ketika gaji ayah kita tidak beranjak untuk naik.

Menghadapi permasalahan yang pelik ini pasti hati muda kita bergolak. Kita serukan pada semesta negeri ini untuk menolak kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat, yang tidak berpihak pada kita dan seluruh rakyat Indonesia.

kenaikan harga BBM tidak hanya menyengsarakan rakyat kecil lebih dari itu kenaikan harga BBM akan menguntungkan korporasi asing yang merupakan perpanjangan tangan imperialis dinegri kita. Dengan sejuta semangat kita penuhi Jalanan yang merupakan gelanggang kita, parlemen tempat kita menyerukan aspirasi kita, kita bentangkan spanduk dan seruan – seruan lewat orasi kita. Dan sayang seribu sayang aspirasi kita dianggap angin lalu tidak digubris sama sekali kita dianggap pengganggu dihalau dipukuli bahkan sebagian kita ditangkap dijebloskan dalam hotel prodeo.

Kuatkan hatimu kawan, tirani akan terus bercokol selamanya. Selama malaikat masih ada ditangan kanan dan kiri kita selama itupula iblis akan terus mencoba menguasai dunia ini. Selama itupula perjuangan menegakkan keadilan akan terus membutuhkan pejuang – pejuang ikhlas. Kuatkan hatimu kawan, serukan seruan penegakan keadilan bagi seluruh rakyat dinegri ini. Perjuangan harus terus digelorakan jangan surut sejengkal tanganpun. Namun satu kewajiban kita kaum intelektual dinegri ini mengedepankan sikap intelektual yang selalu berfikir positif dan bermartabat.

Membaca risalah ini, kau pasti berfikir aku menyerukan revolusi atau kudeta. Tidak kawan, masih hangat dalam ingatan kita reformasi yang digerakkan kakak – kakak kita ditahun 98 berapa harga yang yang harus kita bayar untuk menggulingkan sebuah rezim tiran dinegri ini. Kita harus sadar kita berada diantara dua kutub, pemerintah dan rakyat jelata. sedikit kesalahan yang kita lakukan akan berakibat fatal, bukan kita saja yang rugi tapi semua rakyat akan mendapat getahnya. Kita harus bisa berfikir panjang dan cermat agar bencana yang lebih besar tidak terjadi dinegeri ini.

Bersabar, ya bersabar itulah yang kuserukan pada kalian, kita ikuti alur waktu yang terus melaju dengan cepat. Cepat atau lambat generasi kita akan menerima estafet kepemimpinan dinegri ini. Aku berharap semangat kita yang saat ini bergelora untuk menegakkan keadilan, memihak pada rakyat dapat bertahan tertanam dalam hati kita.

Dengan semangat yang saat ini mengapi bergelora kita rubah negri yang carut – marut ini, Dengan semangat kita yang saat ini sedang bergelora, kita bangun satu tatanan negara yang lebih baik, yang tidak tunduk dengan tekanan asing, yang tidak bisa direndahkan apalagi dilecehkan. Kita bangun satu negara yang berdaulat sepenuhnya dimana kita bisa menjadi tuan dirumah kita sendiri.

Sekali lagi kuserukan bersabar kawan, simpan emosi kalian untuk masa yang akan datang. Dimana energi kita akan benar – benar dibutuhkan.

Hidup Mahasiswa!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s