kau jaga tubuhmu kujaga mataku

Standar

Sebagai makluk yang lahir sebagai laki – laki, cukup miris juga mendengar banyaknya berita pemerkosaan yang terjadi belakangan ini. Tidak saja di Indonesia diluar negri juga seperti itu, yang santer belakangan terdengar pemrkosaan yang terjadi didalam bis kota terhadap seorang gadis di India yang berujung kematian gadis itu.

Kejadian buruk ini banyak terjadi setelah menonton film porno atau  dalam bahasa pasarannya bokep (sori lupa bokep pake p apa bokeb pake b), dan harus diakui siapapun akan terangsang setelah nonton film haram tersebut yang ujung – ujungnya mencari pelampiasan syukur – syukur ada istri kalau tidak ini yang menyakitkan. ada yang menarik tentang film bokep ini (bukan karena gaya atau permainannya).  ada temen yang mengatakan “gak perlu susah – susah nyari film bokep ngedownload atau beli cdnya”  (untuk ngedownload juga gak bisa ada program nawala dari menkoinfo).  Kata temen tersebut “hampir tiap hari kok kita disuguhi  tayangan langsung perangsang sahwat”. Ketika itu saya dan teman – teman lain penasaran kok bisa? Waktu itu saya tanya sama teman saya tersebut, “apa yang dia maksud tayangan sinetron ditv?” Kata teman saya “itu bukan tayangan langsung bung”. Setelah lama saya dan teman yang lain berfikir akhirnya temen tadi mejelaskan  apa yag dia maksud sebagai tayangan langsung perangsang sahwat. Dia bilang “sejak tadi kita nongkrong disini terangsang tidak sih, melihat pemandangan aduhai dari cewek – cewek yang lewat bawa motor dengan celana pendek dan baju ketat?” (ketika itu kita lagi memang nongkrong dipingggir jalan) Sambil tertawa terbahak seorang temen mengatakan “dasar  otak mesum” dan teman itu juga gak terima dibilang otak mesum, dia laki – laki normal punya napsu dan syahwat.

 Jujur sebagai laki – laki tulen saya juga terangsang dengan pemandangan yang biasa saya saksikan. Dan saya fikir tidak adil kalau setiap kejadian pemerkosaan yang disalahkan adalah laki – laki. Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api, dan tidak mungkin ada bau kalau tidak ada bangkai. perempuan lupa bahwa apa yang terjadi akibat dari sikap mereka sendiri, ketelanjangan mereka sendiri. Kalau tidak ingin diperkosa ya jangan memancing, tidak semua laki – laki bisa mengontrol syahwatnya, dan itu alamiah.  

Perempuan selalu mengatakan laki – lakilah harus menjaga matanya karena perempuan punya hak untuk memekai pakaian minim. Kalau begitu saya fikir laki – laki juga punya hak untuk membuka matanya, bukan begitu?Gambar

Kesimpulannya kita buat resolusi biar adil, “kau jaga tubuhmu ku jaga mataku” dan saya kira ini impas cukup adil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s