novel kubah, sebuah sinopsis

Standar

Judul buku: Kubah
Pengarang: Ahmad Tohari
Cetakan : ketiga tahun 2005
Halaman: 192 hal
Penerbit : PT Gramedia pustaka utama

Novel ini berlatarkan pergolakan politik Indonesia ditahun enam puluhan, Sebuah pergolakan yang dimotori partai yang berhaluan komunis. Novel ini mengisahkan perjalanan hidup seorang manusia yang diasingkan dipulau B, pulau tempat rehabilitasi seluruh kader partai komunis tersebut mereka biasa disebut tapol. Karman adalah nama tokoh utama didalam novel ini.Keterkaitan Karman dengan partai komunis sendiri bukanlah terjadi begitu saja, tapi merupakan pencucian otak yang terprogram dan terencana dengan baik dari propagandis partai komunis tersebut, hingga merubah watak Karman menjadi membenci orang – orang yang dahulu dihormatinya.
Karman merupakan anak cerdas yang lahir dari ayah yang bekerja sebagai mantri pasar dimasa penjajahan belanda, yang meninggal selepas Indonesia merdeka dari belanda. Setelah kematian bapaknya Karman kecil hidup bersama ibunya dalam penderitaan. Hingga akhirnya karman diambil Haji Bakir untuk bekerja dan bersekolah dari bantuan Haji Bakir. Namun, dalam perjalanannya Haji Bakir sendiri yang akan menjadi musuh Karman, sebab Karman memandang Haji Bakir sebagai tuan tanah yang menghisap tenaga pekerja. terlepas itu semua sebenarnya kebenciaan Karman kepada Haji Bakir karena Haji Bakir menolak pinangaan Karman terhadap anak bungsunya Rifah. Kebencian itu semakin membara setelah Rifah menikah dengan laki – laki lain dari keluarga kaya, tak ketinggalan pula profagandis partai Komunis yang sejak semua menginginkan agar Karman jauh dari orang – orang yang taat beragama seperti haji bakir menanamkan kebencia dalam hati karman agar menjauhi orang – orang tersebut.
Setelah pengakuan kadaulatan ditahun 1949, paman Karman yang bernama Hasyim pulang kePegaten kampung Karman. Sebelumnya Hasyim merupakan anggota laskar Hisbullah, karena merasa lebih bertanggung jawab terhadap Karman maka Hasyim mengambil Karman dari Haji Bakir dan mengembalikan pada ibunya. Hasyim yang juga memeiliki tanah yang cukup luas menyekolahkan Karman hingga lulus SMP, namu dari sinilah petaka itu bermula.
Setamat dari smp, Hasyim paman karman tak sanggup untuk membiayai sekolah kamenakannya padahal karman sangat ingin meneruskan pendidikannya. Berbekal ijazah smp karman berusaha mencari pekerjaan buat dirinya, namun usahanya berakhir sia – sia. Dalam penantiannya karman kembali bekerja pada Haji Bakir. Melihat karman yang membutuhkan pekarjaan, propagandis partai komunis mendapatkan peluang untuk menarik Karman yang cerdas dalam barisan mereka. Mereka membantu Karman mendapatkan pekerjaan hingga akhirnya karman merasa memiliki hutang budi pada mereka. Dalam keadaan Karman yang demikian mereka memberikan pada karman bulletin – bulletin, buku – buku tentang komunis.
Pristiwa 30 september yang mengguncang Jakarta dan seluruh Indonesia membuat seluruh rakyat sadar akan bahaya partai komunis dan ideology yang diusungnya. Hal ini memunculkan gerakan anti partai komunis dan ideology yang diusungnya yang akhirnya berimbas pula pada kehidupan Karman. Karman ditangkap dan diasingkan dipulau B jauh meininggalkan keluarganya. Dalam pengasingan itupula salah satu anaknya meninggal dan istrinya mengirim surat meminta cerai dalam keputus asaan karman memutuskan untuk mengakhiri hidupnya namun dorongan semangat salah seorang petugas pengawas tahanan pulau buru karman bertahan dari derita yang dia rasakan hingga akhirnya dia dikembaliakan kedaerah asalnya pegaten.
Dalam langkah yang berat, karman kembali kekampung asalnya pegaten menerima segala yang terjadi dihadapannya. Mesyarakat yang melupakan kejahatannya dimasa lalu membuat ia semangat untuk mengabdi pada masyarakatnya. Ketika penduduk pegaten memugar mesjid yang sudah mulai rusak karman mengambil bagian untuk membuat kubahnya. Kesungguhan dan keterampilan mengelas yang dia peroleh dari pengasingan dipulau buru membuat kubah itu benar – benar indah.
Novel yang dasyat dari maestro sastra Indonesia wajib dibaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s