Monthly Archives: Maret 2012

PULANG

Standar

Jauh  jalan yang ditempuh

Bersama jejak –  jejak yang tertinggal

dari langkah yang sudah lelah

Jiwa pasrah menoleh kebelakang melihat dari mana diri berasal

 

Melihat kebelakang

Banyak laut yang tersebrangi

Banyak pulau yang dilewati

Banyak demaga yang dirapati

Bayak manusia yang ditemui

cita dan impian

melahirkan kerinduan

melupakan sejuta angan dan kenangan

hanya untuk satu kata

aku ingin pulang

Biarkanku Merasakan Cinta

Standar

Hujan terlambat datang sore ini

Hatiku lebih dahulu basah dengan air mata

Dan rasa sendu yang  menyelimuti hati

Karna cinta yang tak memihak bagi jiwa

 

Semua hanya hayal bagiku

Tak pernah terwujud menjadi nyata

Semua impian dan angan palsu

Yang hilang begitu fajar tiba

Malam seakan berhianat

Hanya memberi sejuk

Buatku yang tersesat digelap pekat

Dan jalan terjal yang terbentuk

Biarkanku merasakan cinta

Untuk sekali ini saja

Berikan aku rindu

Jangan biarkan aku hidup dalam sendu

 

Jalanku Tertambat

Standar

Aku tak sekedar mengarungi lautan

Atau membelah belantara hutan

Dalam gelap malam hening mencekam

Dibawah naungan purnama yang menawan

 

Aku sedang mencari cinta

Yang abadi selamanya

Yang takkan bercerai karena gelombang tsunami

Yang takkan rapuh karena panasnya mata hari

Kini jalanku tertambat

Karena mendung yang kian menghitam pekat

Membuat penglihatanku menjadi rabun

Dan titik – titik air yang mulai turun

Membuatku menggigil dalam diam

Sementara cinta tetap menjadi rahasia yang terpendam.

Dimana jalan sudah tak tampak

Sementara petaku sudah lusuh dan koyak

 

Aku terjebak dalam gelap malam

Semetara cinta tetap menjadi rahasia yang terpendam