Monthly Archives: Oktober 2011

BMX Boleh juga tuh

Standar

Mungkin diantara sebagian kita ada yang bingung untuk mengisi waktu luangnya, ada juga yang mengisi waktu luangnya dengan kigiatan yang bersifat negative, tauran, ngedugem dan sejuta kegiatan lainnya yang mengganggu masyarakat. Ada juga sebagian kita yang menghabiskan waktu luangnya dengan bersantai, membaca, atau sekedar menonton tv.

Dikota Surabaya ada satu kegaiatan remaja yang cukup unik dan jarang untuk ditemui, kegiatan berbentuk olahraga bersepeda yang untuk sebagian orang akan berfikir sepuluh kali untuk mengikuti kegiatan ini. karena Olah raga ini yang bersifat ekstrim dan cukup berbahanya, sepeda yang dikendarai adalah sepeda berjenis BMX. kalau teman – teman tidak mengenal BMX, mungkin teman – teman pernah melihat sepeda yang bisa jumping muter nah itu dia BMX. Kalau teman – teman ada yang ingin bergabung bisa datang di skate board and bmx park dibelakang plaza Surabaya.

Olah raga ini juga ada komunitasnya namanya “scmt”. Komunitas ini tidak tertutup untuk siapapun dan dari usia berapapun. Yang penting punya sepeda BMX dan siap untuk mencintai BMX. dikomunitas ini kita akan diajarkan tehnik – tehnik jumping seperti mou one foote atau mou one nite. Ya karna olah raga ini bersifat ekstrim jangan nangisya kalau jatuh dan terluka, tapi tenang aja kakak – kakak yang senior akan cepat menolong kok.

Eit… kata kakak senior yang jadi komunitas inni adalah pacar, kok bisa sih??? Kata sikakak kebanyakan anggota yang punya pacar latihannya gak disiplin alias setengah – setengah. Waktunya harus latihan eh, malah jalan ma pacarnya. Jadi Kalau mau gabung dikomunitas ini harus serius gak boleh setengah – setengah.

Denger – dengersih tiap tahun, ada lomba bmx nah kamu bisa ikut, kalau tidak menang itung  – itung belajar berkompetisi dan bersika sportif, kufikir untuk yang bingung cari kegiatan kayaknya komunitas ini bisa jadi pilihan tempat menyalurkan hobi dan nyalinya daripada tauran ya gak???

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Memoar Seorang Pemuda

Standar

Aku salah seorang yang mempunyai kebiasaan aneh, aku suka membaca kertas – kertas yang berserakan. Kemarin aku menemukan selembar  kertas yang aku tak tahu siapa yang punya. Isinya cukup unik tentang kegundahan terhadap dirinya dan negaranya. Sipenulis tampaknya sedang mencari makna hidupnya, pencarian sebuah tujuan hidup,aslinya tulisan ini tidak berjudul untuk memudahkannya kuberi judul    “MEMOAR SEORANG PEMUDA” berikut kusalin catatan tersebut:

“Memikirkan hidup jadi pusing untuk apa semua ini, emang hidup Cuma untuk canda apa??? Bagaimana bisa hidup ini menjadi sia – sia.

Kukira sikap berlebihan sama dunia Cuma merusak mental, jiwa mudaku kayak gak bertenaga. harusnya bisa bersikap prihatin, soalnya bisa menumbuhkan kecintaan terhadap orang susah, gak egois, bisa peka dengan keadaan masyarakat.

Kalau begini baru pemuda sejati, bukan Cuma dugem, tauran,kongkow tapi bisa berfikir untuk membangun. Kalau dari mudanya aja udah gak peka, bagaimana ketika jadi pemimpin. wah bisa gawat , seandainya gunung Bromo seluruhnya emas abis sebentar aja. Bukan dibagi untuk seluruh rakyat, tapi untuk dimakan sendiri.

Mikir –mikir tentang watak, bangsa ini sudah punya watak korupsi sejak jaman dahulu kala, kala sekali bahkan. Lihat aja perang diponegoro, mang yang berhianat jadi penjilatnya VOC siapa??? Ya sipendek berkulit sawo mateng alias orang Indonesia sendiri. Menjual bangsa sendiri untuk kekayaan pribadi. Dipikir gak usah dimaki, toh mereka udah binasa dimakan cacing.

Nah, sekarang tinggal generasi kita, kemana kita akan melangkah??? siapa yang harus kita contoh??? Pejuang apa penjual Negara???  Lantas apa yang harus kita lakukan???kufikir kita harus memperbaiki sejarah dan sekarang adalah saatnya”

Seperti yang kukatakan sebelumnya tulisan ini cukup unik, ternyata masih ada pemuda Indonesia. Karna kukira kata pemuda indonesia Cuma sekedar sejarah, yang aku baca pemuda itu mempunyai semangat sama seperti tulisan diatas, bukan kayak banci jago dandan segala merek baju ada segala parfum punya. Tapi punya otak yang benar – benar dipakai berfikir. Punya jiwa bukan seperti binatang yang egois tidak perduli dengan sesama.

seorang pemuda harus seperti Muhammad Natsir, safruddin prawira Negara, bung tomo, M. Assaat hidup untuk membangun peradaban member i bahagia  buat sesama. Mereka adalah contoh teladan seorang pemuda, jauh dari sikap cinta dunia mereka adalah pemuda sejati pejuang pilih tanding.

Kupu – Kupu, Andi dan Metamorfosis

Standar

Kalau kita cari salah satu hewan yang membuat perempuan merasa jijik sepontan kita kan menyebutkan “ulat”, ketika masih sekolah dulu anak laki – laki yang suka iseng biasanya suka mengerjain anak perempuan dengan ulat. anehnya kebanyakan perempuan suka dengan kupu – kupu, itulah sebuah fase kehidupan adakalanya dibenci adakalanya disukai tergantung pada waktu dan kondisi.

Tapi kali ini aku tidak sedang ingin bercerita tentang ulat atau kupu – kupu, aku ingin bercerita tentang sebuah fase, fase kehidupan yang dalam bahasa biologi disebut metamorphosis yang juga belaku bagi kupu – kupu.

Namanya Andi lengkapnya Andika Nuansya, aku bertemu dengannya pertama sekali ketika kursus bahasa Inggris. Dia adalah peserta kursus yang paling kecil diantara kami, ketika itu aku duduk dikelas satu SMP sedang Andi kelas 5 SD jadilah dia bocah paling tengil dikelasku dia menyandang banyak gelar dari kami dari sipendek sampai Andi petot.

Kembali kepada kupu – kupu, fase Awal kehidupan kupu – kupu dimulai dari telur, yang setelah tiga atau empat hari akan  menetas menjadi larva atau yang biasa kita sebut ulat binatang melata yang menjijikkan yang bulunya bisa memuat gatal seharian.

Ketika aku duduk dikelas tiga smp, Andi masuk kesekolah yang sama denganku dia jadi juniorku disekolah.  Walau sudah SMP ketengilannya masih terpelihara dengan baik, tubuhnyapun sepertinya malu untuk beranjak membesar. Yang paling aku ingat katika aku akan lulus sekolah dia tampil mengisi acara perpisahan sekolah dia menyanyikan satu lagu papua “sajojo” sambil lompat – lompat.

setelah larva sampai pada pertumbuhan maksimal dia akan berhenti makan, dia akan mencari tempat berlindung yang yang aman kemudian dia akan membungkus dirinya dengan benang, fase inilah yang kita sebut kepompong, dia akan bertapa selama 7 -20 hari.

Perpisahan disekolah adalah perpisahanku dengan Andi, selepas smp aku melanjutkan sekolah disekolah berasrama, dan aku jarang pulang kerumah kecuali libur panjang. Lama, lama sekali kami tidak bertemu, sampai  mark zuckerberg dengan facebooknya menghubungkan kami didunia maya. Kini Andi sudah menjadi mahasiswa sebuah perguruan tinggi negri.

Didalam kepompong dengan perlahan larva akan berubah, seperti disulap ulat yang jelek lagi menjijikkan tadi akan berubah memiliki sayap dengan warna – warna yang indah yang membuat mata terpana nan terpesona.

Ku dengar sebentar  lagi Andi akan diwisuda dia akan menjadi sarjana, dia akan mengepakkan sayapnya untuk mengarungi kehidupan. Dia telah menjadi laki – laki dewasa yang akan bertanggung jawab pada dirinya sendiri, dia telah telah melewati sebuah fase kehidupannya.

Setelah bertapa dalam kepompong larva keluar dengan sayap yang masih basah, dengan perlahan dia mengepakkan sayapnya dan memulai kehidupan baru sebagai kupu – kupu hilanglah makian berganti dengan pujian, dia telah melewati sebuah fase kehidupannya.

Semua kita akan melewati fase kehidupan jalani lakukan yang terbaik….

To Andi thanks tuk persahabatan kita.

Kadafi dan Masa Depan Libya

Standar

Sang revolusioner eksentrik Muammar Kadafi sudah kembali kepada sang penciptanya, diiringi pekik gembira rakyat yang pernah dipimpinnya. Buat kita yang diIndonesia mungkin tidak begitu tahu dengan sosok colonel ini, karna negri kita yang jauh dari negrinya, namun dunia seakan sepakat dia adalah tiran yang harus dibanci dan dihancurkan.

Dimana ada pro disana pasti juga ada kontra, banyak yang menginginkan kematiannya banyak juga yang melindunginya.Kalau pro dan kontra sudah bertemu, pertentanganlah yang terjadi. Yang paling dasyat dari pertetangan itu adalah perang. kalau perang itu dilakukan dalam satu Negara oleh rakyat Negara tersebut maka disebutlah perang saudara, bisa jadi anak dan ayah salaing berlawanan, kakek dengan cucu, teman dengan teman jelas yang rugi adalah mereka sendiri.

Melihat Libya saat ini, aku ragu kalau segala permasalahan telah berakhir. Yang aku takutkan rakyat Libya telah melakukan kesalahan besar dengan revolusi mereka, mereka lupa sosok tiran kadafi juga lahir dari sebuah peroses revolusi bukan lahir begitu saja, maka ketika mereka menggulirkan revolusi menghancurkan kadafi akan segera lahir pula kadafi yang baru. Yang aku takutkan pula kaum revolusioner  tidak berdiri diatas satu kaki, justru mereka berdiri dari banyak faksi yang memiliki kepentingan yang berbeda yang suaktu waktu justru mereka saling menyerang untuk memperebutkan kekuasaan. Dan bagaimana pula dengan anjing – anjing kapitalis imperialis amerika dan sohib – sohibnya mereka juga menenam modal yang besar untuk menggulingkan kadafi, dan modal ini tidak mungkin gratis rakyat Libya harus bersiap untuk dijajah kembali oleh barat.

Kadafi dan keeksentrikannya sudah musnah, meninggalkan kenangan bagi bagi rakyat sirte, daerah dimana dia berasal. Kadafi meninggal dengan sumpah yang pernah diucapkannya dia tidak akan pernah meninggalkan Libya sampai tetes darah yang terakhir. Bagi rakyat sirte kadafi adalah martir yang harus dikenang, aku yakin para orang tua disirte akan mendongengkan sosok kadafi pada anak – anak mereka. Kematian kadafi akan menjadi inspirasi bagi anak – anak sirte. Suatu saat akan ada yang menuntut balas untuk kematian kadafi, seperti kaum revolusionir yang mengenang raja idris yang digulingkan Kadafi.

Selamat jalan buat colonel Kadafi, selamat jalan juga buat gelar Libya sebagai Negara terkaya diafrika, selamat jalan juga buat Benghazi, tripoly yang hancur lebur yang tidak mungkin dibangun kembali dengan bimsalabim.

Bagi rakyat Libya revolusi adalah pilihan aku menghormati pilihan mereka, sebagai sesama umat islam aku mendoakan mereka, semoga pilihan mereka tepat kebahagiaan bisa mereka dapatkan. Bagiku ini adalah pelajaran kiranya tidak akan pernah terjadi revolusi seperti dilibya dinegri ini.

Mati Lampu Ternyata Indah

Standar

Biasanya semua orang akan menggerutu jika listrik padam. Sebab  akan ada banyak kegiatan yang terganggu, pakaian yang tidak bisa disetrika, acara tivi yang terpaksa tak bisa ditonton, dan yang paling penting nasi yang tidak bisa matang.

Kemajuan tekhnologi memang memanjakan manusia, padahal sebelum ditemukannya listrik manusia tak pernah mengeluh dengan kegelapan. Tanpa disadari ketika mati lampu, kita akan merasa nostalgia dengan masa lalu, tergadang mati lampu memberi  keindahan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Mengutip perkataan Harun Yahya “melihat kebaikan dalam segala hal” suatu hal yang harus kita lakukan dalam mensyukuri nikmat Allah

Beberapa waktu yang lalu diasrama tempat ku tinggal, terjadi pemadaman  listrik temanku membakar lilin dan meletakkanya dalam gelas yang sisi bawahnya bergelombang. Tanpa disadari ternyata cahaya lilin membentuk pancaran cahaya yang indah.

Tugu Pahlawan Surabaya

Standar

hari ini berhasil menalankan misi untuk mengunjungi tugu pahlawan Surabaya, setelah berapa kali gagal karna tidak ada yang menemani. Didalam komplek tugu yang berbentuk obelisk yang diresmikan oleh presiden sukarno ini,  terdapat sebuah museum perjuangan yang menyimpan arsip benda sejarah perjuangan rakyat Surabaya melawan sekutu dibawah komando seorang pemuda kesatria yang benama bung Tomo.

Sebelum memasuki museum kita akan langsung disambut sebuah mobil hitam tua buatan Jerman milik bung Tomo. Menurut tulisan yang terpampang, mobil ini disumbangkan oleh keluarga bung Tomo sebagai benda sejarah milik museum. Aku dan temanku masuk kemusium dengan membayar 3000 rupiah kepada orang tua yang ramah penjaga museum. Seperti museum lain yang pernah aku kunjungi, nasib museum yang ada ditugu pahlawan tidak jauh berbeda. sunyi tanpa pengunjung, berdebu dan menyeramkan. Namun adakelebihan dalam pertunjukan dioramanya, museum ini dilengkapi kotak suara yang menceritakan kejadian di setiap sekmen diorama.

Dari salah satu kotak suara yang disediakan dimusium ini kita bisa mendengar pidato bung Tomo yang begitu menggugah semangat juang perwiranya arek – arek suroboyo, dalam hati aku membatin seandainya pemimpin bangsa ini yang sekarang mempunyai ketegasan dan ketangguhan seperti bung Tomo nasib bangsa ini mungkin lebih baik dari yang kita rasakan saat ini.

Museum ini juga dilengkapi koleksi lukisan dan foto Surabaya tempo doeloe, tak ketinggalan foto – foto keheroikan arek – arek Surabaya terutama sang pemimpinnya bung Tomo ketika melawan tentara sekutu yang ingin merebut tanah airnya. “Jas merah jangan sekali – kali melupakan sejarah” soekarno.