aku rindu

Standar

perlahan kubuka diaryku

kugoreskan huruf demi huruf

diatas kertas dengan pena

tiba – tiba tanganku membeku,

seluruh tubuhku kaku.

tak mampu meneruskan goresan yang kutulis.

 

tubuhku dirasuki rindu

yang datang seperti kabut

perlahan menyelinap memenjarakan hati.

 

fikiranku tak mampu lagi berfikir

karna dikuasai satu potret yang terpatri kuat.

gadis itu.

entah kenapa gadis itu

dan atas alasan apa untuknya aku rindu?

 

apakah dia juga merindukanku?

jika tidak, mengapa aku harus merinduinya?

 

perlahan, kabut rindu menghilang

kusaksikan dunia menjadi gelap

aku teringat ketika aku terbangun hanya ada satu kalimat dalam diaryku

 

aku rindu,,,

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s