kunang – kunang kemana mereka?

Standar

Kemana mereka semua? Itulah pertanyaan yang kuajukan pada papa ketika kami pulang beriring bersama pulang dari shalat isa berjamah dimesjid. Kunang – kunang itulah mereka, serangga kecil bersayap yang memiliki cahanya dari perutnya, yang oleh sebagian manusia seriang dihubungkan dengan dunia mistik.

Ketika masih kecil aku sering melihat  kunang – kunang disekitar kompleks tempat aku tinggal, terkadang aku tangkap kumasukkan dam botol namun beberapa tahun belakang ini hampir tak pernah lagi melihatnya. Menjadi pertanyaan besar kemana mereka semua? Apakah sudah punah? Akbat global warmingkah?

Ketika aku kecil, perkebunan disekitar rumahku ditanami coklat atau kakau kini sudah berganti menjadi perkeuan sawit. Aku sendiri tak berani berspekulasi penyebab hilangnya kunang – kunang karna habitanya diganti dengan sawit, karna tidak ada penyelidikan disana. Jika brbicara global warming mungkin bisa saja menjadi sebab hilangnya kunang – kunang, atau mereka jauh masuk kedalam perkebunan karna lingkungan perumahan yang sudah terang bendrang ketika malam.  Aku hanya khawatir kunang – kunang benar – benar punah, hanya tinggal kenangan dalam nyanyian dan cerita dongeng. Kasihan generasi selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s